Skip to main content

4 Beasiswa Magang di Luar Negeri untuk Pelajar Indonesia

Kesempatan untuk magang di luar negeri adalah suatu keuntungan untuk para pelajar Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman berharga dalam sebuah lingkungan internasional. Hasil dari magang di luar negeri seperti pengetahuan tentang budaya dan tradisi negara lain, kemampuan berbahasa asing, dan keterampilan yang terkait dengan bidang studi bisa menjadi nilai tambah bagi para pelajar. Namun, biaya yang diperlukan adalah suatu hal yang seringkali menjadi penghambat dalam mewujudkan impian tersebut. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas 4 beasiswa magang di luar negeri yang dapat menjadi solusi untuk para pelajar Indonesia yang ingin memiliki pengalaman magang di negara lain. AIESEC Global Talent Program Program yang diselenggarakan oleh AIESEC ini menawarkan kesempatan untuk magang di berbagai sektor seperti IT, bisnis, hukum, dan lingkungan di lebih dari 120 negara di seluruh dunia. Pelajar Indonesia dapat mengajukan diri untuk program magang ini setelah menyelesaikan minimal...

Mengenal Istilah Cross Register yang Berbeda dari Double Degree dari Kisah Waitatiri di Harvard MIT

Berbicara mengenai studi di perguruan tinggi, pasti banyak hal yang harus diperhatikan seperti kampus, jurusan, biaya, dan juga program yang ditawarkan. Salah satu program yang sering diikuti oleh mahasiswa adalah program double degree atau dobel gelar. Namun, seiring perkembangan zaman, muncul istilah cross register. Apa itu cross register dan bagaimana perbedaannya dengan program double degree?

Mengenal Double Degree

Double degree atau dobel gelar adalah program yang ditawarkan oleh perguruan tinggi yang memungkinkan mahasiswa untuk meraih dua gelar dari dua jurusan yang berbeda di dua perguruan tinggi yang berbeda pula. Dalam program ini, mahasiswa harus menempuh studi di dua perguruan tinggi yang berbeda selama beberapa tahun. Keuntungan dari program ini adalah mahasiswa akan memiliki kelebihan di bidang pengetahuan, pengalaman belajar, dan juga koneksi di dua perguruan tinggi yang berbeda.

Namun, tentunya ada juga kekurangan dari program double degree ini, yaitu biaya yang harus dikeluarkan cukup besar. Selain itu, mahasiswa harus menempuh studi di dua perguruan tinggi yang berbeda yang berarti harus menyesuaikan diri dengan perguruan tinggi tersebut, bahasa yang digunakan, dan juga budaya perguruan tinggi tersebut.

Walaupun memiliki kekurangan, program double degree masih menjadi program yang diminati oleh banyak mahasiswa karena keuntungan yang bisa didapatkan.

Cross Register: Alternatif dari Double Degree

Selain program double degree, ada juga program cross register. Cross register adalah program yang memungkinkan mahasiswa untuk mengambil kelas di perguruan tinggi lain yang memiliki kesepakatan kerjasama dengan perguruan tinggi mereka. Dalam program ini, mahasiswa hanya menempuh studi di satu perguruan tinggi, namun bisa mengambil kelas di perguruan tinggi lain yang berbeda.

Keuntungan dari program cross register adalah meskipun hanya menempuh studi di satu perguruan tinggi, mahasiswa memiliki akses untuk mengambil kelas yang ditawarkan oleh perguruan tinggi lain yang terlibat dalam kerjasama tersebut. Selain itu, biaya yang harus dikeluarkan oleh mahasiswa juga lebih rendah dibandingkan dengan program double degree.

Namun, ada juga kekurangan dari program cross register ini. Mahasiswa harus lebih memperhatikan jadwal dan persyaratan yang harus dipenuhi dari perguruan tinggi yang diambil kelasnya. Selain itu, kelas yang diambil mungkin saja tidak sesuai dengan program studi yang diambil mahasiswa.

Kisah Waitatiri: Mahasiswa Cross Register di Harvard MIT

Salah satu contoh mahasiswa yang memilih program cross register adalah Waitatiri Wiroto, mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi di Harvard. Waitatiri memilih untuk mengambil kelas di MIT yang juga berada di kota Cambridge. Dalam programnya, Waitatiri mengambil kelas di MIT selama satu semester. Selama mengikuti program cross register ini, Waitatiri memperoleh banyak pengalaman dan kesempatan belajar yang berbeda dari program studi yang diambilnya di Harvard.

Selain itu, Waitatiri juga mendapatkan pengalaman sosial dan kultural yang berbeda antara MIT dan Harvard. Dia juga mengakui bahwa program cross register ini membantunya untuk mengembangkan koneksi dan juga networking di kedua perguruan tinggi tersebut.

Program cross register memang menjadi alternatif bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan pengalaman belajar yang berbeda tanpa harus menempuh studi di dua perguruan tinggi yang berbeda. Namun, tentunya harus dipertimbangkan dengan baik terlebih dahulu mengenai jadwal dan persyaratan yang harus dipenuhi dan juga kelas yang ingin diambil.

Comments

Popular posts from this blog

4 Beasiswa Magang di Luar Negeri untuk Pelajar Indonesia

Kesempatan untuk magang di luar negeri adalah suatu keuntungan untuk para pelajar Indonesia yang ingin mendapatkan pengalaman berharga dalam sebuah lingkungan internasional. Hasil dari magang di luar negeri seperti pengetahuan tentang budaya dan tradisi negara lain, kemampuan berbahasa asing, dan keterampilan yang terkait dengan bidang studi bisa menjadi nilai tambah bagi para pelajar. Namun, biaya yang diperlukan adalah suatu hal yang seringkali menjadi penghambat dalam mewujudkan impian tersebut. Oleh karena itu, pada artikel ini akan dibahas 4 beasiswa magang di luar negeri yang dapat menjadi solusi untuk para pelajar Indonesia yang ingin memiliki pengalaman magang di negara lain. AIESEC Global Talent Program Program yang diselenggarakan oleh AIESEC ini menawarkan kesempatan untuk magang di berbagai sektor seperti IT, bisnis, hukum, dan lingkungan di lebih dari 120 negara di seluruh dunia. Pelajar Indonesia dapat mengajukan diri untuk program magang ini setelah menyelesaikan minimal...

Universitas Nasional Singapura: Mengenal Lebih Dekat Universitas Terbaik di Singapura

Setiap orang pasti ingin belajar di universitas terbaik dan memiliki reputasi yang tinggi. Salah satu universitas yang masuk dalam daftar tersebut adalah Universitas Nasional Singapura (National University of Singapore/NUS). NUS merupakan universitas riset terkemuka di Singapura dan diakui sebagai salah satu universitas terbaik di dunia. Sejarah Universitas Nasional Singapura Universitas Nasional Singapura (NUS) merupakan universitas terbesar di Singapura dengan sejarah yang cukup panjang. NUS didirikan pada tahun 1905 dan awalnya bernama Raffles College. Saat itu, Raffles College masih menjadi bagian dari Universitas Malaya di Kuala Lumpur, Malaysia. Pada tahun 1949, Raffles College berubah nama menjadi Universitas Malaya dan memisahkan diri dari Universitas Malaya di Kuala Lumpur. Pada tahun 1980, Universitas Malaya dibagi menjadi dua yaitu Universitas Nasional Singapura dan Universitas Malaya di Kuala Lumpur. Saat ini, NUS telah menjadi salah satu universitas terbaik di Asia dan bah...

Kuliah di Luksemburg dengan Beasiswa LPDP Yuk Persiapkan Dirimu

Kuliah di luar negeri merupakan mimpi bagi banyak orang. Tidak hanya untuk menambah pengalaman dan pengetahuan, tetapi juga untuk memperluas jaringan internasional dan meningkatkan peluang karir. Salah satu negara yang menawarkan pendidikan berkualitas tinggi adalah Luksemburg. Selain itu, Anda bisa mendapatkan beasiswa dari LPDP jika persiapannya tepat. Berikut adalah panduan singkat mengenai bagaimana cara mempersiapkan diri untuk kuliah di Luksemburg dengan beasiswa LPDP. Persiapkan Dirimu Sebelum memutuskan untuk kuliah di Luksemburg, pastikan bahwa dirimu siap untuk menjalani pengalaman ini. Selain belajar bahasa Inggris, kamu harus bersedia untuk beradaptasi dengan budaya baru dan menjalin persahabatan dengan orang-orang dari berbagai negara. Jangan lupa untuk menyiapkan dokumen-dokumen yang dibutuhkan seperti paspor, visa, dan surat keterangan beasiswa. Untuk mengumpulkan informasi yang lebih rinci, kunjungi laman resmi dari universitas di Luksemburg. Memahami tata cara penerima...